Mencari di mana keberadaan seniman tradisi Minang seperti Sawir Sutan Mudo (65) ternyata susah-susah gampang. Sederet informasi tentang keberadaan Sawir bagai menguap saat lokasi-lokasi yang ditunjukkan itu didatangi.
Hanya keberuntungan yang akhirnya mempertemukan kami. Setelah pencarian hingga tengah malam gagal ’menemukan’ jejak keberadaan Sawir, keesokan harinya—sesaat sebelum meninggalkan Bukittinggi menuju Padang Panjang untuk kembali ke Jakarta—seorang teman dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Padang Panjang datang memberi saran.
“Kita coba mampir dulu ke sebuah rumah makan di Pasar Bawah. Menurut kabar terakhir, belakangan ini dia sering tidur di sana,” kata Hanefi, Ketua Jurusan Seni Karawitan pada STSI Padang Panjang.
Read the rest of this entry »
Hanya keberuntungan yang akhirnya mempertemukan kami. Setelah pencarian hingga tengah malam gagal ’menemukan’ jejak keberadaan Sawir, keesokan harinya—sesaat sebelum meninggalkan Bukittinggi menuju Padang Panjang untuk kembali ke Jakarta—seorang teman dari Sekolah Tinggi Seni Indonesia (STSI) Padang Panjang datang memberi saran.
“Kita coba mampir dulu ke sebuah rumah makan di Pasar Bawah. Menurut kabar terakhir, belakangan ini dia sering tidur di sana,” kata Hanefi, Ketua Jurusan Seni Karawitan pada STSI Padang Panjang.
Read the rest of this entry »















Recent Comments