Oleh : Singgalang
Pahlawan Muslimah tanpa Penghargaan
KEBENCIAN Soekarno kepada Muhammad Natsir, tidak kurang sama kepada muslimah yang satu ini. Sejarah perjuangannya, yang menghantarkan para muridnya menjadi pahlawan atau petinggi negara di Malaysia dan Indonesia, luput dalam catatan sejarah keteladanan bangsa. Ia miskin kupasan dan ekspos pemberitaan media. Tapi bagaimana pun, nama seperti Rangkayo Rasuna Said yang kini diabadikan sebagai salah satu jalan di Jakarta, dan digelari pahlawan adalah anak didiknya sendiri. Tan Sri Datin Aisyah Gani yang menjabat sebagai Menteri Am Kebajikan Malaysia selama 12 tahun (1972-1984) di masa kepemimpinan Dato’ Mahatir Muhammad, adalah santri kesayangannya.
Siti Zubaidah yang berdomisili di Selangor, pernah menjadi ketua Dewan Muslimat PAS pertama dan dilanjutkan berikutnya oleh Datin Sakinah juga sama-sama dari Diniyyah Puteri. Santrinya yang lain adalah Salmah Husain, pernah menjabat sebagai direktur Bank Rakyat Malaysia. Tercatat, kedua orang pertama ini masih hidup dan sempat penulis kunjungi bersama Pimpinan Perguruan Fauziah Fauzan, SE, Akt, M.Si dan Kabid Pendidikan Pengajaran Hj. Meuthia Nilda, BA, di awal Desember 2007 lalu di negeri jiran Malaysia.






















Recent Comments